Cara Limit Bandwidth di Mikrotik dengan Simple Queues

.... ...
Manajemen bandwidth adalah satu dari banyak fitur di mikrotik yang sering di manfaatkan oleh para IT di suatu perusahaan atau hotel, karena hal ini sangat penting dan perlu dilakukan agar tidak adanya tarik menarik penggunaan Internet antara user yang satu dengan lainnya. Fitur limit di mikrotik diberi nama Simple Queues, bisa sobat temukan di Queues - Simple Queues

Cara Limit Bandwidth di Mikrotik dengan Simple Queues

Baik, mungkin alangkah baiknya sebelum sobat memulai untuk membagi bandwidth pastikan terlebih dahulu berapa bandwidth yang sobat punya dan akan dibagi menjadi berapa user, OK anggap saja sudah sobat manage dengan baik, langsung saja ke langkah berikut :

Tab General 

Cara Limit Bandwidth di Mikrotik dengan Simple Queues

Pada tab queues terdapat banyak fitur, tetapi untuk limit bandwidth ini kita hanya memerlukan tab general dan advanced, next..
Pada tab general yang perlu sobat perhatikan adalah pada bagian Target (tentukan IP address yang menjadi target sobat) dan Max Limit (Tentukan batas bandwidth yang akan didapat oleh target IP yang sobat target).
Pada Max Limit jangan lupa untuk ceklis target uploud dan target download dan pilih kecepatan yang sudah ada default atau bisa isikan dengan manual, nha jika ada yang tanya target download dan uploud apakah harus sama, tentu tidak sobat karena kita melihat mayoritas kebutuhan user, biasanya user ini lebih butuh download (browsing, streaming, medsos, dll) jadi berikanlah download yg lebih besar dari uploud. 

Tab Advanced

Cara Limit Bandwidth di Mikrotik dengan Simple Queues

Pad tab advanced sobat perlu perhatikan pada bagian Limit At, sedikit admin berikan penjelasan tentang limit at ini, alokasi bandwidth terendah yang bisa didapatkan oleh user jika traffic jaringan sangat sibuk. Seburuk apapun keadaan jaringan, user tidak akan mendapat alokasi bandwidth dibawah nilai Limit At ini. Jadi Limit At ini adalah nilai bandwidth terendah yang akan didapatkan oleh user inget ya sobat, nilai terendah yang akan di dapat oleh user, bukan batas tertinggi. Nilai nya terserah sobat akan diisi berapa. Misalnya diisi upload 256 kbps download : 512kbps

Ok next, sobat... 

Dari konfigurasi di atas, maka hasilnya jika semua user sedang memakai koneksi internet dan kondisi jaringan sibuk maka tiap user akan mendapatkan bandwidth sebesar 256 kbps / 512 kbps. Jika satu atau beberapa user tidak sedang menggunakan koneksi maka alokasi bandwidth akan diberikan ke user yang sedang terkoneksi. Dan jika hanya satu user yang menggunakan koneksi maka user itu akan mendapatkan alokasi bandwidth maksimal 512 kbps / 512 kbps, setelah selesai silahkan sobat klik ok. 

Cara Limit Bandwidth di Mikrotik dengan Simple Queues

Demikian cara manajemen bandwidth di mikrotik menggunakan fitur simple queues, bisa juga sobat menggunakan fitur Queue Tree, nanti akan admin jabarkan perbedaan di antara keduanya dan akan admin tuliskan tutorialnya, terimakasih selamat mencoba Sobat KJ.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Limit Bandwidth di Mikrotik dengan Simple Queues"

Post a Comment