Pengertian, Fungsi dan Jenis-Jenis Routing

.... ...
Mengenal Tentang Routing - Fungsi - Kegunaan - Proses

Mengenal Tentang Routing - Fungsi - Kegunaan - Proses
Mungkin untuk sobat yang sudah lama berkecimpung di dunia mikrotik sudah tidak asing lagi dengan yang namanya routing, karena dengan routing akan sangat memudahkan pekerjaan Jaringan Internet kita. Ok, langsung saja kita menuju ke lokasi.

Routing adalah proses pengiriman maupun pengambilan data atau informasi dengan meneruskan data ke jaringan lain yang berbeda, dengan routing bisa berkomunikasi walaupun berbeda network, maka diperlukan Router untuk melakukan routing.
  
Jenis-Jenis Routing

Routing memiliki 3 jenis konfigurasi, yaitu : 
  • Routing Default, adalah routing yang digunakan untuk mengirim paket secara manual, sering digunakan pada jaringan yang hanya memiliki satu jalur keluar atau hanya bisa digunakan di lokal saja.
  • Routing Dinamis, adalah router yang membuat tabel routing secara otomatis, dengan membaca lalu lintas jaringan dan tentu juga dengan saling berhubungan dengan router yang lain. Routing dinamis adalah routing yang paling mudah daripada routing default dan static.
  • Routing Static, adalah settingan router yang memiliki tabel static routing yang dibuat oleh administrator network.

Agar bisa melakukan proses routing, ada beberapa hal yang harus sobat ketahui :
  • Alamat tujuan : Jika sobat ingin berkunjung, tentu harus tahu tujuannya.
  • Mengetahui rute : Sobat harus paham juga rute tercepat, jika rute padat dengan data yang lewat, akan mempersulit kinerja routing.
  • Rute yang bisa digunakan untuk kesemua network remote
Konsep Dasar Routing

Sebelum lebih jauh, kita kembali ke konser. Dalam jaringan WAN kita mengenal TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol) sebagai alamat , sehingga untuk pengiriman paket data dapat sampai ke alamat yang dituju (host tujuan). TCP/IP membagi tugas masing-masing mulai dari penerimaan paket data sampai pengiriman paket data dalam sistem sehingga jika terjadi permasalahan dalam pengiriman paket data dapat dipecahkan dengan baik.

Cara Pengiriman Data


Dibagi menjadi dua bagian, yakni routing langsung dan routing tak langsung :
  • Routing Langsung :
  • Proses pengiriman data dari satu alamat IP ke alamat IP lainnya tanpa melalui sebuah Host. Contohnya : Misal ada komputer A dengan alamat IP 192.168.1.40 ingin mengirimkan data ke komputer B dengan alamat IP 192.168.1.50, maka proses datanya bisa langsung dikirim, sedangkan.
  • Routing Tak Langsung :
  • Proses pengiriman tak langsung, data yang dikirim akan melalui sebuah Host lain, misalnya data yang dikirimkan oleh Komputer IP 192.168.2.2 ke alamat IP 192.168.2.3 harus melewati IP 192.168.2.4 terlebih dahulu sebelum disampaikan ke alamat IP192.168.2.3 jadi untuk proses ini tidak bisa data langsung dikirim ke alamat tujuan, harus melewati host/alamat ip lain.
Pengenalan Tabel Routing
Proses mempelajari informasi routing dari mana sumber dan tujuan yang kemudian ditempatkan pada tabel routing. Router akan berpatokan pada tabel routing, untuk memberitahu port yang akan digunakan untuk meneruskan paket data ke alamat tujuan.

Jika network tujuan, terhubung langsung (directly connected) ke router, Router sudah langsung bisa mengetahui port yang harus digunakan untuk meneruskan paket. Jika network tujuan tidak terhubung langsung ke router, Router harus mempelajari rute terbaik yang akan digunakan untuk meneruskan paket. Informasi ini dapat dipelajari dengan cara :
  1. Manual oleh “network administrator”
  2. Pengumpulan informasi melalui proses dinamik dalam jaringan.
 Demikian artikel tentang Pengertian, Fungsi dan Jenis-Jenis Routing semoga bermanfaat, terimakasih.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Pengertian, Fungsi dan Jenis-Jenis Routing"